Posts Tagged just 4 fun
What Color am I?
iseng…!
setelah jawab quesionernya, hasilnya sbb:
|
|
|
|
|
YELLOW |
You are very perceptive and smart. You are clear and to the point and have a great sense of humor. You are always learning and searching for understanding.
-
warnaku kuning ternyata
kalo kamu?? apa?
sok atuh dicoba…
ntar kasi tau aku hasilnya ya.. hehehe..
1 comment February 9, 2009
Reuni-an…



Reuni, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KKBI) adalah: re·u·ni /réuni/ n “pertemuan kembali (bekas teman sekolah, kawan seperjuangan, dsb) setelah berpisah cukup lama.”
Walaupun yang kulakukan kemaren bukan reunian yang diadakan secara terorganisir seperti pengertian yang biasa ditafsirkan kebanyakan orang, namun sudah cukup memenuhi arti harfiah dari KKBI, jadi masih bisa dibilang Reunian.. hehehehe…
Saat menapaki perjalanan hidup..
muncul banyak wajah dengan rupa-rupa mereka ..
pada tawa, canda, peluh dan airmata
semua tertumpah..
menambah keyakinan bahwa hidup adalah
sebuah skenario singkat..
tentang keyakinan yang tersirat
dalam pancaran mata setiap manusia..
Akhirnya, setelah 10 tahun gak ketemu..
wajahnya masih sama seperti dulu, dengan busana modis, menandakan dia adalah sosok pribadi mandiri yang penuh daya imajinasi yang tinggi..
“gila.. dah sepuluh tahun bu…., ya ampyuuunnnn…!!!! huwaaaaa…. kangen!kangen.. kangen…. lo inget gak dulu kita katro banget…bla…bla.. bla…”
meeting point pun berpindah lantaran gak kuat ditatap hampir semua pengunjung yang asik menikmati ayam goreng olahan resto “aliran” franchise yang konon memiliki jaringan terbesar sedunia..
“pindah yuuukkk…. ke foodcourt ajah.. abis kita terlalu heboh sih..”
bercerita tak menentu… berlompat-lompat antara masa lalu, masa kini dan masa depan… 4 jam tak terasa!! kenapa waktu begitu cepat berlalu saat semua kata serasa ingin meledak, mengalir dalam rangkaian cerita yang terangkum semasa 10 tahun tak bersua..
Kamu…
tetap sama, masih cantik, energik, dengan sgala optimisme dan keyakinan yang kiranya membuatku sesaat merasa malu.. betapa pesimisnya kutatap hidup.
Padahal segala rona yang terpancar baik itu dalam kilatan kebahagiaan ataupun guratan kesedihan hanyalah sebuah pelajaran bermakna sangat akan sebuah proses pembentukan diri dari sesuatu yang rapuh agar menjadi kuat.
Huwaaaa…
masih kangen banget nich !!, tapi setiap pertemuan ada perpisahan..
namun bagiku ini adalah pertemuan yang menyenangkan!! karena, segala ingatan semasa tiga tahun bersama tersaji menjadi sebuah memori indah yang tak terlupakan..
Terima Kasih Teman..
Luv U!!!!
*Ketemuan ama Nia di BIP, Bandung 14 Maret 08
special thanks 4 u yang dah mau langsung datang saat ku panik
(makasih yach..!
)
Add comment March 24, 2008
Dari Sunter Ke Senen kurang dari 15 menit!!! mau?
Masih inget gak???
dulu kita sering melihat Ibu-ibu atau remaja putri dengan tampah berisi beras ditangan, kemudian tampah digoyang-goyang dan diangkat sedikit-dikit guna memilah gabah atau kutu-kutu beras…(duh.., ku lupa aktivitas ini namanya apa yah??) inget kan….???. Hal tersebut sudah jarang kita lihat…, dirumahpun aku dan keluarga sudah tidak melakukannya, it’s like sewcahun secwaliy.. kalo wakcyu lebarwan ajah uncwuk bikyin kecwupach… (dibaca dengan aksen Cinta Laura..
)
Nah, kalau sudah ingat pasti bisa membayangkan dong… bagaimana hebohnya si biji-biji beras itu… digoyang kekanan…kekiri… lalu diangkat naik dan turun… digoyang lagi…. wuuiiiihhhh…. sudah kebayang belum????
hhhhmm…. tadi pagi, nasib si biji beras berpindah ke aku… hikss…hiksss….
Seperti biasa, saat berangkat ke kantor aku naik bus dengan jurusan Senen.., sebenarnya dari rumah ku di bilangan Sunter ke Senen ada 2 alternatif yang bisa diambil jika menggunakan angkutan umum, alternatif 1 yaitu dengan menggunakan bus Metro mini U 24 jurusan Senen – Tanjung Priok (berwarna merah) dengan rute sbb: Tj. Priok- Sunter – Muara – Danau Sunter – Kangkungan – Skip Jaya – Bendungan Jago – Jiung – Galur – langsung ke Terminal Senen. Lalu alternatif 2 yaitu Bis Kopaja U 27 jurusan Senen – kelapa Gading yang menggunakan rute : Jl. Yos Sudarso – Gaya motor – Sunter Mol Mall – Blok A – Pengadilan Negeri Jakarta Utara – RE. Maratadinata – Budi Mulya – Gn. Sahari – Terus sampe Terminal Senen.
Berdasarkan pengalaman jarak dan waktu tempuhnya, aku lebih prefer untuk naik U27 ketimbang U24 karena lebih cepat. Maka seperti biasa hari ini aku berangkat dan langsung naik bus tersebut. ‘Peristiwa si biji beras’ pun di mulai saat kami melintasi pintu rel kereta api dan memasuki Jl. RE. Martadinata, si Sopir yang sedari tadi sudah ‘ngepot‘ urung menurunkan kecepatan laju bus nya karena berniat mengejar “saingannya” (alias bus dengan jurusan yang sama) di depan, padahal kondisi jalan yang kami lewati sangat buruk, dengan hiasan lubang dimana-mana (apalagi sejak musim hujan kondisi jalannya makin parah). So.. tak terelakkan lagi, sepanjang jalan berlubang, dengan kedalaman lubang kurang lebih 15 cm di hajar saja… serasa off road tu sopir.. tidak menghiraukan penumpang yang panik.
Sekali lagi kebayang kan?? kita penumpang di dalamnya bagaimana?? ya seperti nasib biji beras di tampah itulah…, parahnya lagi aku yang dapat kursi paling belakang (secara tadi pas aku naik, cuma di belakang yg sisa) harus berusaha sekuat tenaga agar pantat tubuhku tidak kelempar dan tetap menempel di kursi…, perut serasa dikocok… angin dingin masuk dari jendela yang ngablak tanpa kaca… (kata keneknya siy ketabrak n kebentur seng… ya iyalah Sopirnya aja begitu bawa busnya..!!) makin mau muntah saja rasanya…, Masuk ke Jalan Gn. Sahari…, ku pikir aku bisa mulai lega karena disini biasanya padat kendaraan tetapi ternyata si Sopir makin menunjukkan kebolehannya.., padahal sudah 2 bus (U27) di salibnya… pegangan ku tak bisa kulepaskan justru sekarang makin erat… si Sopir menyalib kendaraan dari kiri ke kanan..dengan kecepatan maksimal tentu saja! Tak di pedulikan arus antrian kendaraan yang menghampar di depannya, yang penting… ada celah dikit masuk ke kanan.. ngebut.. masuk lagi di kiri… ngebut lagi… begitu terus… napasku mulai tersengal… (serasa lagi sprint) kalau sebelumya aku bergoyang ala ‘anak metal’ alias ngangguk-angguk dengan badan yang naik turun ajrut-ajrutan (bahasa mana y?) karena muka jalan yang bopeng, sekarang ku bergoyang ala ‘anak dugem’! yup.. leng-geleng-geleng-geleng-geleng-leng ! (ngikutin vocal Tika- Project Pop yah..) dengan badan huyung ke kanan dan ke kiri….untuk mengikuti bantingan setir si Sopir dalam rangka menyalip kendaraan di depannya, Ya Allah.. paraahhhh… ku baru bisa menghela napas kalo ketemu lampu merah doang..!! huwa….!!!
Padahal biasanya aktivitas utamaku di bus cuma dua kalo gak tidur, ya baca…!!!, tapi boro-boro bisa baca, ngambil bukunya dari tas aja gak bisa saking repotnya kudu pegangan… apalagi mpe tidur…. rrrrggghh #@$%^&*@# (Astaghfirullah)
Tapi, ambil hikmahnya aja… gara-gara tu Sopir, sepanjang jalan dibus jadi rajin Dzikir (nyebut mulu…. n Istighfar
) disamping itu aku pun mencetak rekor terpagi masuk kantor! which is perjalanan yang biasanya dari rumah ke Senen memakan waktu paling cepet 1/2 jam ampe 1 jam(bahkan bs 2 jam klo macet banget) hari ini gak ada 15 menit!! wuih keren kan tu Sopir… tukang ojek aja kalah….
1 comment February 28, 2008